Agama dan Logika


Agama bukan dengan logika, agama mesti di bangun di atas dalil. Dalam meyakini suatu akidah dalam Islam mesti dengan dalil. Dalam menetapkan suatu amalan dan hukumpun dengan dalil. Kalau seandainya agama dengan logika, maka tentu bagian bawah sepatu (khuf) lebih pantas di usap dari pada bagian atasnya. Namun ternyata praktek Rasulullah shalallahu alaihi wasallam yang di usap adalah bagian atasnya. Kalau logika bertentangan dengan dalil, maka dalil tetap harus di menangkan atau di dahulukan.


Komentar